Selasa, 29 Januari 2013


Iblis &Muslim

Iblis        : Sebenarnya Allah tidak memerlukan ibadah anda, andaipun anda melakukan ibadah atau tidak, toh Allah juga tidak beruntung dan tidak rugi dengan apa yang anda lakukan.
Muslim : Siapa yang berbuat amal shaleh, maka keuntungannya buat dirinya sendiri.
Iblis        : Bukankah Allah itu Maha Pemurah ? Bukankah Ia bersedia selalu mengampuni dosa anda ?               
Muslim : Allah berfirman : Apakah yang memperdayakanmu terhadap Tuhanmu Yang Pemurah Itu ? Dan syurga itu kami wariskan kepada hamba Allah yang Taqwa                                  
Iblis        : Ibadah anda belum terjamin, banyak cacatnya, dan anda bukanlah seorang yang bertaqwa. Bukankah Allah hanya menerima ibadah bagi hambanya yang bertaqwa ?
Muslim : Maksud dan tujuan Ibadah hanya semata-mata mematuhi perintah Allah, bukan untuk berterima kasih, tapi sekuat mungkin ku berusaha memenuhi segala syarat dan rukunnya. 
Iblis        : Undurkan dan nanti sajalah, bukankah waktu anda masih panjang ?
Muslim : Ajal ku tidak ada ditanganku, jika ku undur-undur amal dan tugas hari ini sampai besok, kapan  lagi amal dan tugas hari besok ku laksanakan ? Setiap hari ada amal dan tugas yang harus ditunaikan.
Iblis        : Oleh karena itu lakukanlah dengan tergesa-gesa dan express, supaya anda lekas selesai, bukankah anda mempunyai banyak pekerjaan ?
Muslim : Walaupun sedikit tapi memuaskan hasilnya, itu lebih baik, daripada tergesa-gesa banyak kekurangan disana sini, Rasulullah bersabda “ Shalatlah seolah-olah shalat adalah perpisahan.
Iblis        : Sebenarnya amal ibadah anda itu tidak ada gunanya, jika Allah menghendaki anda untuk hidup bahagia didunia, maka bahagialah anda, namun sebaliknya jika Allah menghendaki anda untuk hidup celaka, maka celakalah anda.
Muslim : Sebagai seorang Muslim dan hamba Allah kita harus mematuhi perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar