Iblis &Muslim
Iblis : Sebenarnya Allah tidak
memerlukan ibadah anda, andaipun anda melakukan ibadah atau tidak, toh Allah juga tidak beruntung dan tidak rugi
dengan apa yang anda lakukan.
Muslim : Siapa yang berbuat amal shaleh, maka keuntungannya buat dirinya
sendiri.
Iblis : Bukankah Allah itu Maha
Pemurah ? Bukankah Ia bersedia selalu mengampuni dosa anda ?
Muslim : Allah berfirman : Apakah yang
memperdayakanmu terhadap Tuhanmu Yang Pemurah Itu ? Dan syurga itu kami wariskan kepada hamba Allah yang Taqwa
Iblis :
Ibadah anda belum terjamin, banyak cacatnya, dan anda bukanlah seorang yang
bertaqwa. Bukankah Allah hanya menerima ibadah
bagi hambanya yang bertaqwa ?
Muslim : Maksud dan tujuan Ibadah hanya
semata-mata mematuhi perintah Allah, bukan untuk berterima kasih, tapi sekuat
mungkin ku berusaha memenuhi segala syarat dan rukunnya.
Iblis :
Undurkan dan nanti sajalah, bukankah waktu anda masih panjang ?
Muslim : Ajal ku tidak ada ditanganku, jika ku
undur-undur amal dan tugas hari ini sampai besok, kapan lagi amal dan tugas hari besok ku laksanakan ?
Setiap hari ada amal dan tugas yang harus ditunaikan.
Iblis :
Oleh karena itu lakukanlah dengan tergesa-gesa dan express, supaya anda lekas
selesai, bukankah anda mempunyai banyak pekerjaan ?
Muslim : Walaupun sedikit tapi memuaskan hasilnya,
itu lebih baik, daripada tergesa-gesa banyak kekurangan disana sini, Rasulullah
bersabda “ Shalatlah seolah-olah shalat adalah perpisahan.
Iblis :
Sebenarnya amal ibadah anda itu tidak ada gunanya, jika Allah menghendaki anda
untuk hidup bahagia didunia, maka bahagialah anda, namun sebaliknya jika Allah
menghendaki anda untuk hidup celaka, maka celakalah anda.
Muslim : Sebagai seorang Muslim dan hamba Allah
kita harus mematuhi perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar